Tampilkan postingan dengan label aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aplikasi. Tampilkan semua postingan

Cara Menghitung Kendala Rangkaian Listrik Serial Dan Paralel

Desember 22, 2014
Menghitung total kendala resistor pada rangkaian listrik serial dan paralel - Setiap komponen listrik umumnya memakai resistor atau mempunyai hambatan. Hambatan dalam komponen listrik berkhasiat dalam mengatur tegangan dan arus listrik. Setelah sebelumnya kita membahas bagaimana cara memperoleh nilai kendala (ohm) dalam sebuah resistor, sekarang kita akan menghitung bagaimana menjumlahkan kendala dalam rangkaian listrik. Sekedar mengingatkan, resistor atau kendala mempunyai simbol R , dan satuan kendala ditulis dalam ohm atau biasa ditulis dalam symbol omega (Ω). Adapun simbol resistor dalam rangkaian listrik sanggup dilihat sbb: Secara umum ada tiga tipe rangkaian utama dalam menyusun resistor didalam rangkaian listrik yakni rangkaian seri, rangkaian paralel dan rangkaian kombinasi. Kegita jenis rangkaian tersebut akan dibahas lebih detail satu persatu dibawah ini.  

RANGKAIAN SERI

Rangkaian listrik yang pertama, Rangkaian Seri , merupakan rangkaian resistor yang disusun secara serial, berderet, berurutan, sambung menyambung satu sama lain. Contoh paling sederhana dalam penggunaan rangkaian seri yaitu kerikil baterai pada senter yang disusun secara lurus serial, sambung menyambung antara ujung baterai. Bila salah satu baterai rusak dan tidak sanggup mengalirkan arus listrik maka keseluruhan rangkaian akan mati, lampu tidak akan menyala.

Sebagai ilustrasi dalam bentuk gambar, rangkaian seri sanggup dilihat pada gambar berikut:

Bila Rtotal yaitu nilai total kendala pada rangkaian maka rumus untuk mendapat jumlah kendala pada rangkaian seri tersebut yaitu dengan menjumlahkan semua nilai kendala pada resistor yang ada :

Sebagai contoh, kalau kita mempunyai empat resistor dengan kendala pada R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm, dan R4 =8 ohm, maka nilai kendala total adalah:
Rtotal = R1 + R2 + R3+ R4 = 5 + 2 + 4 + 8 = 19 ohm.  

RANGKAIAN PARALEL

Yang kedua, Rangkaian Paralel , yaitu rangkaian yang disusun secara paralel atau sejajar. Contoh paling umum yaitu pemasangan lampu di rumah. Setiap lampu mempunyai jalur sendiri jadi bila lampu di teras mati, lampu di ruang tidur masih sanggup hidup. Lampu yang satu mati dan tidak ada arus mengalir tidak akan mengganggu “kehidupan” lampu yang lain. Dengan demikian, sanggup disimpulkan untuk rangkaian seri tentu membutuhkan kabel yang lebih minimal dibanding rangkaian paralel. Meskipun demikian, bila salah satu komponen pada rangkaian seri mati maka semua rangkaian akan mati. Sebaliknya, pada rangkaian paralel meskipun membutuhkan kabel lebih banyak akan tetapi bila salah satu komponen mati maka komponen yang lain masih sanggup menyala. Ada banyak sekali macam cara untuk menggambarkan rangkaian paralel tetapi secara umum ada dua bentuk yang sering digunakan ibarat ilustrasi gambar di bawah ini : Kedua bentuk rangkaian paralel diatas pada hakikatnya yaitu sama baik bentuk (a) maupun (b) akan menawarkan nilai total kendala yang sama. Rumus untuk menghitung nilai total kendala pada resistor yang ada pada rangkaian paralel yaitu sebagai berikut:

Sebagai teladan praktek kita gunakan resistor yang sama pada rangkaian seri. Misalkan kita mempunyai empat resistor dengan kendala pada R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm, dan R4 =8 ohm, maka nilai kendala total pada rangkaian paralel adalah:

Jika anda tidak mau pusing dengan menyamakan penyebut maka lakukan saja dengan bilangan desimal, dengan resiko kehilangan presisi angka. Agar tidak kehiangan presisi angka sebaiknya jangan melaksanakan pembulatan terlebih dahulu pada hasil potongan untuk setiap hambatan. Kita gunakan teladan di atas.

 

RANGKAIAN KOMBINASI

Rangkaian seri dan rangkaian paralel mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh alasannya yaitu itu, untuk optimalisasi terkadang digunakan jenis rangkaian ketiga, yakni rangkaian Kombinasi atau sering juga disebut rangkaian campuran, yakni rangkaian listrik yang memakai rangkaian seri dan paralel.
Untuk menghitung jumlah kendala pada rangkaian kombinasi kita harus melihat dengan jeli tipikal rangkaian. Bila dianalogikan dengan perhitungan aritmatika, maka kita harus menuntaskan dahulu perhitungan pada kurung yang paling dalam.

Contoh sederhana dari rangkaian kombinasi yaitu sebagai berikut :

Pada rangkaian di atas, kita harus menghitung nilai pada rangkaian paralel R2 dan R3. Setelah itu gres dihitung dengan R1.

Misalkan kita masih memakai resistor sebelumnya dimana R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm.
Pertama-tama kita hitung nilai kendala pada rangkaian paralel R2 dan R3 yang kita sebut dengan R23 .

Setelah R23 diketahui selanjutnya kita hitung dengan R1 , jadi :
Rtotal = R1 + R23 = 5 + 1,33 = 6,33 ohm.

Contoh lainnya, misalkan dengan resistor yang sama kita buat menjadi rangkaian gres ibarat gambar berikut :

Untuk rangkaian di atas, kita harus selesaikan dahulu R1 dan R2 misalkan menjadi R12 . Setelah itu gres kita hitung kendala paralel antara dengan R12 dan R3
.

Hitung dahulu kendala R1 dan R2 dengan rumus rangkaian seri :
R12 = R1 + R2 = 5 + 2 = 7 ohm
Selanjutnya kita hitung Rtotal dengan memakai rumus rangkaian paralel :
1/Rtotal = 1 / R12 + 1/R3 = 1/7 + 1/4 = 4/28 + 7/28 = 11/28
Rtotal = 28/11 = 2,55 ohm

 

MENGHITUNG CEPAT HAMBATAN RANGKAIAN LISTRIK DENGAN MICROSOFT EXCEL

Proses perhitungan yang paling merepotkan yaitu menghitung rangkaian paralel khususnya pada bab 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + dst. Ada trik microsoft excel yang sanggup memudahkan anda dalam menghitung angka tersebut. Kalau dijelasin lebih panjang akan lebih lama, jadi mari kita praktekkan saja.

Misalkan kita ingin menghitung rangkaian paralel :
1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + 1/R4
Dimana R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm, dan R4 =8 ohm.

Langkah-langkah yang perlu anda lakukan di microsoft Excel yaitu sebagai berikut :
 

  1. Pertama-tama ketik semua nilai hambatan, misalkan berturut-turut 5, 2, 4 dan 8 pada cell A2 sampai A5 .
  2. Selanjutnya ketik rumus pada cell B2 dengan =SUM(1/A2:A5 kemudian tekan tombol CTRL+SHIFT+ENTER . Rumus akan menjadi terlihat {=SUM(1/A2:A5)} . Anda harus memakai tombol CTRL+SHIFT+ENTER semoga hasil sesuai dengan 1/2+ 1/5 + 1/4 + 1/8.
  3. Setelah itu pada cell C2 ketik rumus =1/B2 kemudian tekan tombol ENTER untuk mendapat hasil perhitungan nilai kendala paralel.
  4. Bila anda penasaran, silahkan download file menghitung kendala pada rangkaian paralel ;)

 

Tips Menghitung Hambatan Rangkaian Listrik

  • Memasang resistor perlu kreativitas. Untuk mendapat kendala yang lebih besar gunakan rangkaian serial, tetapi bila ingin jumlah kendala yang lebih kecil gunakan saja rangkaian paralel
  • Untuk mempermudah perhitungan kendala pada rangkaian paralel sanggup memakai microsoft excel atau alat bantu lainnya. Meskipun demikian anda perlu tetap tahu konsep dari perhitungan rangkaian paralel semoga hasil perhitungan sesuai rumus yang berlaku

Cara Menghitung Resistor 4, 5 Dan 6 Warna

Desember 21, 2014
Rumus Menghitung Nilai Resistor dengan 4, 5 dan 6 Warna - Resistor atau sering juga disebut kendala merupakan komponen dalam rangkaian listrik yang berfungsi untuk menghambat pedoman listrik. Hambatan yang terdapat dalam resistor mempunyai satuan Ohm atau sering ditulis dengan omega (Ω). Resistor mempunyai lambang R dan dalam gambar rangkaian listrik resistor digambarkan menyerupai sandi rumput, yang naik turun zigzaz dengan tajam menyerupai yang terlihat pada gambar dibawah.

Dalam bentuk komponen listrik, nilai kendala yang ada dalam resistor biasanya “ditulis” dengan memakai pita-pita berwarna, mulai dari 4 warna, 5 warna dan 6 warna. Konsep penggunaan warna tersebut intinya sama aja, hanya untuk yang enam warna ditambahkan lagi dengan koefisien suhu.

  • Pada resistor dengan 4 warna , warna pita 1 dan 2 memperlihatkan koefisien nilai, pita 3 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-4 sebagai ambang batas toleransi.
  • Pada resistor dengan 5 warna , warna pita 1, 2, dan 3 memperlihatkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-5 sebagai ambang batas toleransi.
  • Pada resistor dengan 6 warna , warna pita 1, 2, dan 3 memperlihatkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-5 sebagai ambang batas toleransi sedangkan pita ke enam sebagai koefisien suhu/termal.
Berdasarkan warna pita maka akan ditentukan berapa nilai resistor sebenarnya. Pada dasarnya akan diharapkan minimal 2 buah pita terakhir untuk pita pengali dan toleransi serta pita koefisien suhu khusus untuk 6 warna. Kaprikornus kalau dipetakan maka akan terlihat sebagai berikut : Adapun nilai untuk warna pita sanggup dilihat pada tabel berikut : Bila pita berfungsi sebagai multiplier maka nilainya yaitu 10 pangkat angka pita. Misal pita hitam=0, sebagai multiplier nilainya yaitu 100 = 1. Pita orange=3, sebagai multiplier nilainya yaitu 103 = 10k. Pita hijau=5, sebagai multiplier nilainya yaitu 105, dst.
Untuk lebih jelasnya bagaimana pita-pita tersebut memperlihatkan maksud berapa nilai sebuah resistor menurut bulat pita-pita yang ada maka akan eksklusif kita coba praktek menghitung nilai resistor mulai dari yang memakai 4 warna hingga resistor 6 warna.
 

 

Menghitung Hambatan Resistor 4 Warna

Misalkan kita mempunyai resistor menyerupai yang tampak pada gambar dibawah. Hitunglah nilai kendala pada resistor tersebut. Biar sama persepsi, kita asumsikan pita pada resistor tersebut mulai dari pita ke 1 (paling kiri) hingga pita ke-4 (paling kanan) yaitu coklat, hitam, orange dan emas. Bagaimana kita mengetahui bahwa pita toleransi yaitu pita emas bukan pita coklat?? Salah satunya alasannya yaitu warna emas dan perak niscaya merupakan nilai untuk toleransi. Coba lihat tabel warna diatas. Warna emas dan perak tidak ada dalam kolom angka/nilai. Kaprikornus warna pita emas harus berada paling kanan (terakhir) yang berfungsi sebagai toleransi.
Selanjutnya kita hitung nilai resistor tersebut:
Kaprikornus nilai resistor tersebut yaitu 10 x 103 ohm= 104 ohm = 10k ohm ± 5%
Apa maksud toleransi 5%? Maksudnya, 5% dari 10k ohm yaitu 500 ohm, sehingga nilai resistor tersebut sanggup saja berada antara 9,5k ohm hingga dengan 10,5k ohm.

 

Menghitung Hambatan Resistor 5 Warna

Misalkan kita mempunyai resistor lain dengan 5 pita warna pada resistor menyerupai yang tampak pada gambar dibawah. Hitunglah nilai kendala pada resistor tersebut. Biar sama juga, kita asumsikan pita pada resistor tersebut mulai dari pita ke 1 (paling kiri) hingga pita ke-5 (paling kanan) yaitu orange, orange, putih, hitam dan coklat. Bagaimana kita juga mengetahui pita coklat sebagai toleransi dan bukan pita orange??? Pita coklat (seperti halnya pita emas dan perak) juga berfungsi sebagai penanda toleransi (lihat kolom 3 pada tabel warna). Pita orange bukan sebagai penanda toleransi. Cara lainnya yaitu lihat ada jarak yang cukup lebar antara pita hitam dan pita coklat. Hal ini untuk memisahkan antara pita angka / nilai resistor dengan pita toleransi. Dengan demikian kita tinggal menghitung nilai resistor tersebut:
Kaprikornus nilai resistor tersebut yaitu 339 x 100 = 339 x 1 = 339 ohm ± 1%

 

Menghitung Hambatan Resistor 6 Warna

Seperti kedua pola sebelumnya. Misalkan kita mempunyai resistor lain dengan 6 pita warna pada resistor menyerupai yang tampak pada gambar dibawah. Hitunglah nilai kendala pada resistor tersebut. Cara menghitung resistor 6 warna sama dengan resistor 5 warna. Cuma pada pita terakhir yaitu koefisien suhu. Supaya sama, asumsikan warna pita yaitu orange, hijau, putih, merah, coklat dan merah. Kaprikornus nilai semua pita yaitu : Kaprikornus nilai resistor pada gambar yaitu 359 x 102 = 359x100 = 35900 = 35,9k ohm ± 1% 50 ppm.

 

Menghitung Hambatan Resistor dengan Microsoft Excel

Bagi yang sudah berpengalaman tentu akan gampang untuk memilih berapa nilai resistor sesuai dengan pita yang ada pada resistor tersebut. Bagi yang masih pemula, tentu sanggup memakai alat bantu menyerupai microsoft excel tentunya. www.aimyaya.com mencoba menciptakan excel untuk menghitung nilai resistor menurut pita warna baik untuk 4 warna, 5 warna maupun 6 warna. Anda tinggal mengisikan warna-warna dalam resistor kemudian akan muncul besaran nilai resistor tersebut. Beirkut ini pola screenshot file excel. Anda tinggal memasukkan warna untuk resistor. Nilai resistor akan otomatis terlihat. Untuk mencoba menghitung nilai resistor dengan memakai sheet excel tersebut silahkan saja eksklusif download file excel Cara Menghitung Nilai Resistor. Gratis! ;)
 

Tips Menghitung Resistor 4, 5 dan 6 Warna

  • Resistor ada juga yang memakai goresan pena angka / nilai resistor, jadi tidak perlu lagi menghitung pita warna. Anda sanggup memakai resistor tersebut.
  • Untuk yang awam, anda sanggup memakai file excel di atas, lambat laun seiring dengan semakin seringnya penghitungan anda akan terbiasa menghitung secara manual.