Tampilkan postingan dengan label formula. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label formula. Tampilkan semua postingan

3 Cara Gampang Copy Rumus Dari Pdf/Internet Ke Ms Word

Agustus 10, 2015
Menyalin rumus dari file PDF/internet - Saat menciptakan skripsi, akan tesis atau karya ilmiah lainnya sudah niscaya kita akan membutuhkan rujukan yang bisa kita dapatkan melalui internet. Tidak jarang kita perlu memasukkan rumus penting ke dalam karya tulis kita untuk mendukung teori atau hipotesa penelitian yang kita ajukan. Secara normal, untuk memasukkan rumus dalam microsoft word kita bisa menggunakan Equation Editor menyerupai halnya cara menciptakan rumus akar kuadrat di microsoft word. Dengan kemudahan yang ada di Equation editor kita bahkan bisa menciptakan rumus yang kompleks sekalipun. Meskipun demikian tentu akan membutuhkan kemampuan dan waktu yang relatif lebih banyak. Oleh alasannya ialah itu perlu dipertimbangkan cara lain untuk bagaimana memasukkan rumus dalam dokumen anda.

Bila anda gaptek untuk menggunakan Equation Editor atau dalam keadaan mendesak maka anda bisa menyalin rumus dalam waktu singkat dengan cara gampang berikut :

Snapshot Adobe Reader untuk File PDF

Cara ini ialah cara yang umum dilakukan bagi anda pengguna para Acrobat Reader. Untuk copy-paste rumus lakukan langkah-langkah berikut :
  1. Buka file rujukan (PDF) anda menggunakan acrobat reader.
  2. Kemudian pada sajian Edit pilih Take Snapshot
  3. Selanjutnya pilih area rumus yang akan disalin. Bila ada konfirmasi sudah di copy ke clipboard, klik tombol OK saja.
  4. Kemudian buka file karya tulis anda dengan microsoft word. Klik untuk meletakkan cursor text pada posisi dimana kita akan menyisipkan rumus
  5. Setelah itu klik tombol Paste atau tekan tombol keyboard CTRL+V .
  6. Rumus akan segera ditampilkan. Bila perlu, atur kembali posisi dan ukuran rumus

 

Screen Shot Microsoft Word

Bila anda pengguna Microsoft Word 2010/2013, anda sanggup dengan gampang dan cepat mengambil screen shot rumus yang anda butuhkan. Yang perlu anda lakukan adalah:
  1. Buka file karya tulis anda dengan microsoft word 2010/2013.
  2. Buka dahulu jurnal atau file PDF rujukan anda dan tampilkan rumus yang akan di copy
  3. Tampilkan kembali karya tulis anda yang ada di aplikasi microsoft word (Harus berurut, buka dahulu PDF kemudian harus eksklusif ke ms word lagi).
  4. Pilih tab ribbon Insert kemudian klik tombol ScreenShot kemudian pilih Screen Clipping .
  5. Selanjutnya pilih (dengan drag) area rumus yang berisi rumus yang anda butuhkan.
  6. Microsoft word akan eksklusif menambahkan rumus yang anda pilih dalam dokumen anda.

 

Print Screen Layar

Cara ini sangat cocok dan compatible bagi anda yang tidak mempunyai kemudahan Snapshot Reader ataupun ScreenShot Word . Untuk melaksanakan Copy Rumus ke Word (powerpoint, excel, ataupun aplikasi lainnya) anda sanggup gunakan cara berikut :
  1. Buka file PDF rujukan anda.
  2. Tampilkan pada layar rumus yang akan anda salin
  3. Selanjutnya cari dan tekan tombol keyboard Print Screen atau PrtScr . Biasanya posisi tombol tersebut berada di bab kanan atas keyboard.
  4. Kemudian buka dokumen anda kemudian tekan tombol Paste atau tekan tombol keyboard CTRL + V .
  5. Karena gambar yang disisipkan satu layar penuh, maka anda perlu membuang bab yang tidak perlu dengan kemudahan CROP .
  6. Klik gambar tersebut. Pada bab atas tab akan muncul tab Format , klik tab tersebut.
  7. Pada tab format klik tombol CROP
  8. Pada gambar akan muncul tanda garis siku dan garis lurus untuk area gambar. Atur sampai hanya rumus yang anda butuhkan saja yang tampil. Setelah sesuai, klik di luar area gambar.

Rumus di Internet

Lantas bagaimana dengan rumus yang ada di sumber lain yang ada di internet menyerupai google books ataupun situs jurnal online? Semua itu bisa anda ambil dengan cara kedua dan ketiga asalkan rumus tersebut bisa anda tampilkan pada layar. Sebagai contoh, lihat bagaimana cara mengambilnya dari google books via browser google chrome.


 

Tips Cara Praktis Copy Rumus dari PDF/Internet ke Ms Word

Dengan menggunakan equation editor rumus dalam dokumen sanggup diubah dengan mudah, tetapi untuk menuntaskan pembuatan rumus akan memerlukan waktu. Sebaliknya, dengan ketiga cara diatas proses penyalinan hanya akan membutuhkan waktu yang relatif singkat tetapi rumus susah untuk diubah. Meskipun demikian, bagi anda yang ingin supaya orang lain tidak gampang merubah rumus justru hal ini akan menjadi suatu laba tersendiri.

Cara Menghitung Luas Dan Keliling Jajaran Genjang

Januari 21, 2015
Rumus Keliling dan luas jajaran genjang - Jajar Genjang atau jajaran genjang merupakan bentuk berdiri datar berupa segi empat yang sisinya sepasang-sepasang sama panjang dan sejajar. Dengan demikian, sisi yang berhadapan akan mempunyai panjang yang sama dan sudut yang berhadapan juga akan sama besar. Oleh alasannya ialah itu jajaran genjang juga sering disebut sebagai Parallelogram. Untuk lebih jelasnya lihat ilustrasi gambar berikut : Misalkan kita mempunyai jajaran genjang yang terbentuk dari empat buah titik: A, B, C, dan D menyerupai yang tampak pada gambar di atas. Panjang alas ialah Panjang AB, dan akan sama dengan panjang CD atau sebesar a satuan. Panjang sisi miring ialah Panjang AC dan juga sama dengan panjang BD atau sebesar m satuan.

Untuk mengetahui panjang keliling jajaran genjang maka sanggup dipakai rumus :
 

Keliling Jajaran Genjang = 2 x ganjal + 2 x sisi miring

Atau

Keliling Jajaran Genjang = 2 x ( ganjal + sisi miring) = 2 x ( a + m)

atau Keliling Jajaran Genjang = 2 x ( a + m)
 

Selanjutnya bagaimana menghitung luas jajaran genjang?

Coba perhatikan bab sisi miring dari jajaran genjang. Bila kita menarik garis dari titik C ke titik E maka akan membentuk sebuah segitiga ACE dengan tinggi sebesar t satuan.

Selanjutnya segitiga tersebut kita pindahkan ke sisi miring yang lain, maka kita akan melihat sebuah persegi panjang EFDC.

Ingat, panjang CD sama dengan panjang ganjal AB yakni a , maka rumus luas jajaran genjang adalah:
 

Luas Jajaran Genjang = panjang ganjal x tinggi = a x t
 

Untuk memperjelas bagaimana cara menggunakan rumus keliling dan luas jajaran genjang, mari kita coba berlatih dengan aneka macam pola soal jajaran genjang berikut.

Contoh Soal 1 Sebuah jajaran genjang mempunyai panjang sisi miring 5 satuan, panjang ganjal 20 satuan serta tinggi 4 satuan. Berapakah panjang keliling jajaran genjang tersebut ?
Berapa juga luas jajaran genjang tersebut?

Jawab

Alas = a = 20 satuan, sisi miring = m = 5 satuan, tinggi = t = 4 satuan.
Keliling Jajaran Genjang = 2 x ( ganjal + sisi miring ) = 2 x ( a + m ) = 2 x (20+5) = 50 satuan.
Luas Jajaran genjang = ganjal x tinggi = a x t = 20 x 4 = 80 satuan2
 

Contoh Soal 2 Sebuah jajaran genjang mempunyai keliling 100 cm. Jika sisi miring 20 cm, berapakah panjang ganjal jajaran genjang tersebut? Hitung juga berapa tinggi jajaran genjang tersebut kalau ternyata luas jajaran genjang ialah 450 cm2

Jawab

Keliling jajaran genjang = K = 100 cm, sisi miring = m = 20 cm, Luas = L = 450 cm2

Keliling = 2 x ( a + m)
100 = 2 x (a + 20)
50 = a + 20
a = 30 cm.
Kaprikornus panjang ganjal jajaran genjang = a = 30 cm.

Luas = a x t
450 = 30 x t
t = 15 cm.
Kaprikornus tinggi jajaran genjang = t = 15 cm.

Contoh Soal 3 Sebuah jajaran genjang mempunyai panjang ganjal dua kali dari panjang sisi miring. Panjang sisi miring juga dua kali tinggi jajaran genjang. Jika keliling jajaran genjang ialah 60 centimeter. Berapakah luas jajaran genjang tersebut ?

Jawab
Alas : a = 2 x m,
Sisi miring : m = 2 x t

Keliling = 2 x (a + m)
60 = 2 x (a + m)
60 = 2 x ( 2m + m) = 2 x 3m
30 = 3m
m = 10

Dengan demikian :
a = 2xm = 2 x 10 = 20 cm
Karena m = 2 x t, maka :
10 = 2 x t
t = 5 cm.
Luas = a x t = 20 x 5 = 100 cm2
Kaprikornus luas jajaran genjang ialah 100 cm2 .

Keliling jajaran genjang = K = 100 cm, sisi miring = m = 20 cm, Luas = L = 450 cm2

Cara Menghitung Kendala Rangkaian Listrik Serial Dan Paralel

Desember 22, 2014
Menghitung total kendala resistor pada rangkaian listrik serial dan paralel - Setiap komponen listrik umumnya memakai resistor atau mempunyai hambatan. Hambatan dalam komponen listrik berkhasiat dalam mengatur tegangan dan arus listrik. Setelah sebelumnya kita membahas bagaimana cara memperoleh nilai kendala (ohm) dalam sebuah resistor, sekarang kita akan menghitung bagaimana menjumlahkan kendala dalam rangkaian listrik. Sekedar mengingatkan, resistor atau kendala mempunyai simbol R , dan satuan kendala ditulis dalam ohm atau biasa ditulis dalam symbol omega (Ω). Adapun simbol resistor dalam rangkaian listrik sanggup dilihat sbb: Secara umum ada tiga tipe rangkaian utama dalam menyusun resistor didalam rangkaian listrik yakni rangkaian seri, rangkaian paralel dan rangkaian kombinasi. Kegita jenis rangkaian tersebut akan dibahas lebih detail satu persatu dibawah ini.  

RANGKAIAN SERI

Rangkaian listrik yang pertama, Rangkaian Seri , merupakan rangkaian resistor yang disusun secara serial, berderet, berurutan, sambung menyambung satu sama lain. Contoh paling sederhana dalam penggunaan rangkaian seri yaitu kerikil baterai pada senter yang disusun secara lurus serial, sambung menyambung antara ujung baterai. Bila salah satu baterai rusak dan tidak sanggup mengalirkan arus listrik maka keseluruhan rangkaian akan mati, lampu tidak akan menyala.

Sebagai ilustrasi dalam bentuk gambar, rangkaian seri sanggup dilihat pada gambar berikut:

Bila Rtotal yaitu nilai total kendala pada rangkaian maka rumus untuk mendapat jumlah kendala pada rangkaian seri tersebut yaitu dengan menjumlahkan semua nilai kendala pada resistor yang ada :

Sebagai contoh, kalau kita mempunyai empat resistor dengan kendala pada R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm, dan R4 =8 ohm, maka nilai kendala total adalah:
Rtotal = R1 + R2 + R3+ R4 = 5 + 2 + 4 + 8 = 19 ohm.  

RANGKAIAN PARALEL

Yang kedua, Rangkaian Paralel , yaitu rangkaian yang disusun secara paralel atau sejajar. Contoh paling umum yaitu pemasangan lampu di rumah. Setiap lampu mempunyai jalur sendiri jadi bila lampu di teras mati, lampu di ruang tidur masih sanggup hidup. Lampu yang satu mati dan tidak ada arus mengalir tidak akan mengganggu “kehidupan” lampu yang lain. Dengan demikian, sanggup disimpulkan untuk rangkaian seri tentu membutuhkan kabel yang lebih minimal dibanding rangkaian paralel. Meskipun demikian, bila salah satu komponen pada rangkaian seri mati maka semua rangkaian akan mati. Sebaliknya, pada rangkaian paralel meskipun membutuhkan kabel lebih banyak akan tetapi bila salah satu komponen mati maka komponen yang lain masih sanggup menyala. Ada banyak sekali macam cara untuk menggambarkan rangkaian paralel tetapi secara umum ada dua bentuk yang sering digunakan ibarat ilustrasi gambar di bawah ini : Kedua bentuk rangkaian paralel diatas pada hakikatnya yaitu sama baik bentuk (a) maupun (b) akan menawarkan nilai total kendala yang sama. Rumus untuk menghitung nilai total kendala pada resistor yang ada pada rangkaian paralel yaitu sebagai berikut:

Sebagai teladan praktek kita gunakan resistor yang sama pada rangkaian seri. Misalkan kita mempunyai empat resistor dengan kendala pada R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm, dan R4 =8 ohm, maka nilai kendala total pada rangkaian paralel adalah:

Jika anda tidak mau pusing dengan menyamakan penyebut maka lakukan saja dengan bilangan desimal, dengan resiko kehilangan presisi angka. Agar tidak kehiangan presisi angka sebaiknya jangan melaksanakan pembulatan terlebih dahulu pada hasil potongan untuk setiap hambatan. Kita gunakan teladan di atas.

 

RANGKAIAN KOMBINASI

Rangkaian seri dan rangkaian paralel mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh alasannya yaitu itu, untuk optimalisasi terkadang digunakan jenis rangkaian ketiga, yakni rangkaian Kombinasi atau sering juga disebut rangkaian campuran, yakni rangkaian listrik yang memakai rangkaian seri dan paralel.
Untuk menghitung jumlah kendala pada rangkaian kombinasi kita harus melihat dengan jeli tipikal rangkaian. Bila dianalogikan dengan perhitungan aritmatika, maka kita harus menuntaskan dahulu perhitungan pada kurung yang paling dalam.

Contoh sederhana dari rangkaian kombinasi yaitu sebagai berikut :

Pada rangkaian di atas, kita harus menghitung nilai pada rangkaian paralel R2 dan R3. Setelah itu gres dihitung dengan R1.

Misalkan kita masih memakai resistor sebelumnya dimana R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm.
Pertama-tama kita hitung nilai kendala pada rangkaian paralel R2 dan R3 yang kita sebut dengan R23 .

Setelah R23 diketahui selanjutnya kita hitung dengan R1 , jadi :
Rtotal = R1 + R23 = 5 + 1,33 = 6,33 ohm.

Contoh lainnya, misalkan dengan resistor yang sama kita buat menjadi rangkaian gres ibarat gambar berikut :

Untuk rangkaian di atas, kita harus selesaikan dahulu R1 dan R2 misalkan menjadi R12 . Setelah itu gres kita hitung kendala paralel antara dengan R12 dan R3
.

Hitung dahulu kendala R1 dan R2 dengan rumus rangkaian seri :
R12 = R1 + R2 = 5 + 2 = 7 ohm
Selanjutnya kita hitung Rtotal dengan memakai rumus rangkaian paralel :
1/Rtotal = 1 / R12 + 1/R3 = 1/7 + 1/4 = 4/28 + 7/28 = 11/28
Rtotal = 28/11 = 2,55 ohm

 

MENGHITUNG CEPAT HAMBATAN RANGKAIAN LISTRIK DENGAN MICROSOFT EXCEL

Proses perhitungan yang paling merepotkan yaitu menghitung rangkaian paralel khususnya pada bab 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + dst. Ada trik microsoft excel yang sanggup memudahkan anda dalam menghitung angka tersebut. Kalau dijelasin lebih panjang akan lebih lama, jadi mari kita praktekkan saja.

Misalkan kita ingin menghitung rangkaian paralel :
1/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + 1/R4
Dimana R1 = 5 ohm, R2 =2 ohm, R3 =4 ohm, dan R4 =8 ohm.

Langkah-langkah yang perlu anda lakukan di microsoft Excel yaitu sebagai berikut :
 

  1. Pertama-tama ketik semua nilai hambatan, misalkan berturut-turut 5, 2, 4 dan 8 pada cell A2 sampai A5 .
  2. Selanjutnya ketik rumus pada cell B2 dengan =SUM(1/A2:A5 kemudian tekan tombol CTRL+SHIFT+ENTER . Rumus akan menjadi terlihat {=SUM(1/A2:A5)} . Anda harus memakai tombol CTRL+SHIFT+ENTER semoga hasil sesuai dengan 1/2+ 1/5 + 1/4 + 1/8.
  3. Setelah itu pada cell C2 ketik rumus =1/B2 kemudian tekan tombol ENTER untuk mendapat hasil perhitungan nilai kendala paralel.
  4. Bila anda penasaran, silahkan download file menghitung kendala pada rangkaian paralel ;)

 

Tips Menghitung Hambatan Rangkaian Listrik

  • Memasang resistor perlu kreativitas. Untuk mendapat kendala yang lebih besar gunakan rangkaian serial, tetapi bila ingin jumlah kendala yang lebih kecil gunakan saja rangkaian paralel
  • Untuk mempermudah perhitungan kendala pada rangkaian paralel sanggup memakai microsoft excel atau alat bantu lainnya. Meskipun demikian anda perlu tetap tahu konsep dari perhitungan rangkaian paralel semoga hasil perhitungan sesuai rumus yang berlaku

Cara Menghitung Resistor 4, 5 Dan 6 Warna

Desember 21, 2014
Rumus Menghitung Nilai Resistor dengan 4, 5 dan 6 Warna - Resistor atau sering juga disebut kendala merupakan komponen dalam rangkaian listrik yang berfungsi untuk menghambat pedoman listrik. Hambatan yang terdapat dalam resistor mempunyai satuan Ohm atau sering ditulis dengan omega (Ω). Resistor mempunyai lambang R dan dalam gambar rangkaian listrik resistor digambarkan menyerupai sandi rumput, yang naik turun zigzaz dengan tajam menyerupai yang terlihat pada gambar dibawah.

Dalam bentuk komponen listrik, nilai kendala yang ada dalam resistor biasanya “ditulis” dengan memakai pita-pita berwarna, mulai dari 4 warna, 5 warna dan 6 warna. Konsep penggunaan warna tersebut intinya sama aja, hanya untuk yang enam warna ditambahkan lagi dengan koefisien suhu.

  • Pada resistor dengan 4 warna , warna pita 1 dan 2 memperlihatkan koefisien nilai, pita 3 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-4 sebagai ambang batas toleransi.
  • Pada resistor dengan 5 warna , warna pita 1, 2, dan 3 memperlihatkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-5 sebagai ambang batas toleransi.
  • Pada resistor dengan 6 warna , warna pita 1, 2, dan 3 memperlihatkan koefisien nilai, pita 4 sebagai pengali (multiplier), dan pita ke-5 sebagai ambang batas toleransi sedangkan pita ke enam sebagai koefisien suhu/termal.
Berdasarkan warna pita maka akan ditentukan berapa nilai resistor sebenarnya. Pada dasarnya akan diharapkan minimal 2 buah pita terakhir untuk pita pengali dan toleransi serta pita koefisien suhu khusus untuk 6 warna. Kaprikornus kalau dipetakan maka akan terlihat sebagai berikut : Adapun nilai untuk warna pita sanggup dilihat pada tabel berikut : Bila pita berfungsi sebagai multiplier maka nilainya yaitu 10 pangkat angka pita. Misal pita hitam=0, sebagai multiplier nilainya yaitu 100 = 1. Pita orange=3, sebagai multiplier nilainya yaitu 103 = 10k. Pita hijau=5, sebagai multiplier nilainya yaitu 105, dst.
Untuk lebih jelasnya bagaimana pita-pita tersebut memperlihatkan maksud berapa nilai sebuah resistor menurut bulat pita-pita yang ada maka akan eksklusif kita coba praktek menghitung nilai resistor mulai dari yang memakai 4 warna hingga resistor 6 warna.
 

 

Menghitung Hambatan Resistor 4 Warna

Misalkan kita mempunyai resistor menyerupai yang tampak pada gambar dibawah. Hitunglah nilai kendala pada resistor tersebut. Biar sama persepsi, kita asumsikan pita pada resistor tersebut mulai dari pita ke 1 (paling kiri) hingga pita ke-4 (paling kanan) yaitu coklat, hitam, orange dan emas. Bagaimana kita mengetahui bahwa pita toleransi yaitu pita emas bukan pita coklat?? Salah satunya alasannya yaitu warna emas dan perak niscaya merupakan nilai untuk toleransi. Coba lihat tabel warna diatas. Warna emas dan perak tidak ada dalam kolom angka/nilai. Kaprikornus warna pita emas harus berada paling kanan (terakhir) yang berfungsi sebagai toleransi.
Selanjutnya kita hitung nilai resistor tersebut:
Kaprikornus nilai resistor tersebut yaitu 10 x 103 ohm= 104 ohm = 10k ohm ± 5%
Apa maksud toleransi 5%? Maksudnya, 5% dari 10k ohm yaitu 500 ohm, sehingga nilai resistor tersebut sanggup saja berada antara 9,5k ohm hingga dengan 10,5k ohm.

 

Menghitung Hambatan Resistor 5 Warna

Misalkan kita mempunyai resistor lain dengan 5 pita warna pada resistor menyerupai yang tampak pada gambar dibawah. Hitunglah nilai kendala pada resistor tersebut. Biar sama juga, kita asumsikan pita pada resistor tersebut mulai dari pita ke 1 (paling kiri) hingga pita ke-5 (paling kanan) yaitu orange, orange, putih, hitam dan coklat. Bagaimana kita juga mengetahui pita coklat sebagai toleransi dan bukan pita orange??? Pita coklat (seperti halnya pita emas dan perak) juga berfungsi sebagai penanda toleransi (lihat kolom 3 pada tabel warna). Pita orange bukan sebagai penanda toleransi. Cara lainnya yaitu lihat ada jarak yang cukup lebar antara pita hitam dan pita coklat. Hal ini untuk memisahkan antara pita angka / nilai resistor dengan pita toleransi. Dengan demikian kita tinggal menghitung nilai resistor tersebut:
Kaprikornus nilai resistor tersebut yaitu 339 x 100 = 339 x 1 = 339 ohm ± 1%

 

Menghitung Hambatan Resistor 6 Warna

Seperti kedua pola sebelumnya. Misalkan kita mempunyai resistor lain dengan 6 pita warna pada resistor menyerupai yang tampak pada gambar dibawah. Hitunglah nilai kendala pada resistor tersebut. Cara menghitung resistor 6 warna sama dengan resistor 5 warna. Cuma pada pita terakhir yaitu koefisien suhu. Supaya sama, asumsikan warna pita yaitu orange, hijau, putih, merah, coklat dan merah. Kaprikornus nilai semua pita yaitu : Kaprikornus nilai resistor pada gambar yaitu 359 x 102 = 359x100 = 35900 = 35,9k ohm ± 1% 50 ppm.

 

Menghitung Hambatan Resistor dengan Microsoft Excel

Bagi yang sudah berpengalaman tentu akan gampang untuk memilih berapa nilai resistor sesuai dengan pita yang ada pada resistor tersebut. Bagi yang masih pemula, tentu sanggup memakai alat bantu menyerupai microsoft excel tentunya. www.aimyaya.com mencoba menciptakan excel untuk menghitung nilai resistor menurut pita warna baik untuk 4 warna, 5 warna maupun 6 warna. Anda tinggal mengisikan warna-warna dalam resistor kemudian akan muncul besaran nilai resistor tersebut. Beirkut ini pola screenshot file excel. Anda tinggal memasukkan warna untuk resistor. Nilai resistor akan otomatis terlihat. Untuk mencoba menghitung nilai resistor dengan memakai sheet excel tersebut silahkan saja eksklusif download file excel Cara Menghitung Nilai Resistor. Gratis! ;)
 

Tips Menghitung Resistor 4, 5 dan 6 Warna

  • Resistor ada juga yang memakai goresan pena angka / nilai resistor, jadi tidak perlu lagi menghitung pita warna. Anda sanggup memakai resistor tersebut.
  • Untuk yang awam, anda sanggup memakai file excel di atas, lambat laun seiring dengan semakin seringnya penghitungan anda akan terbiasa menghitung secara manual.

Cara Menghitung Biaya Listrik Otomatis(Ms Excel)

Desember 18, 2014
Menghitung biaya listrik rumah tangga - Setelah sebelumnya menghitung asumsi jumlah pemakaian listrik pada skala rumah tangga, kali ini kita akan mencoba menghitung untuk biaya listrik bulanan yang akan kita keluarkan sesuai dengan jumlah kWh listrik terpakai dan tarif dasar listrik (TDL) PLN yang harus digunakan. Jadi, dengan jumlah kWh terpakai yang sama akan tetapi jumlah biaya Rupiah yang harus dibayarkan sanggup berbeda antara satu jenis pelanggan dengan pelanggan lainnya termasuk untuk tipe meteran yang berbeda.
Misalkan untuk listrik terpakai 100 kWh pada pelanggan listrik reguler (pasca bayar) 450 VA akan membayar biaya listrik sebesar Rp 48.070,- , sedangkan untuk pelanggan listrik 900 VA Reguler akan membayar Rp 64.993,- . Bagi pelanggan pra bayar 1.300 VA akan membayar Rp 139.256,- .
Ketentuan / hukum mana Tarif dasar listrik tersebut didapat? Dari hasil googling didapat berasal dari Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2014 wacana Perubahan Atas Peraturan Menteri ESDM nomor 9 tahun 2014 wacana Tarif Tenaga Listrik yang disediakan oleh perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Listrik Negara. Makara semua tarif listrik baik untuk keperluan industri, rumah tangga, sosial, layanan khusus, Penerangan jalan umum dsb diatur dalam peraturan tersebut. Ternyata kenaikan tarif listrik pada tahun 2014 memang sudah direncanakan dalam 3 tahap. Tahap pertama juli-agustus 2014, tahap kedua September – Oktober 2014, dan tahap ketiga mulai 1 november – seterusnya.
Kembali lagi ke duduk kasus perhitungan biaya listrik bulanan. Nah, sehabis mengetahui jumlah kWh terpakai, selanjutnya kita hitung menurut tabel Tarif Dasar Listrik PLN per 1 November 2014 menyerupai yang ada di bawah ini.

Contoh 1 : Perhitungan biaya listrik pelanggan 450 VA(watt)

Misalkan jumlah listrik terpakai sebanyak 100 kWh. untuk pelanggan 450 VA dengan tipe meteran Reguler maka jumlah biaya yang harus dibayar :
 

Biaya pemakaian= beban + (kwh blok I x Rp169) + ( kwh Blok II x Rp360) + (kwh Blok III x Rp495)
= Rp11.000 + (30 x Rp 169) + (30 x Rp 360) + (40 x Rp 495)
= Rp11.000 + Rp5.070 + Rp10.800 + Rp19.800
=Rp46.670

Selain biaya tersebut, kita harus juga membayar pajak penerangan jalan utama (PJU) sebesar 3% dari biaya terukur tersebut. Makara total yang harus dibayar yaitu :
Biaya total = biaya pemakaian + pajak PJU
= Rp 46.670 + 3%xRp46.670
= Rp 48.070,-

Contoh 2: Perhitungan biaya listrik pelanggan 900 VA(watt)

Misalkan jumlah listrik terpakai sebanyak 100 kWh. untuk pelanggan 900 VA dengan tipe meteran Reguler maka jumlah biaya yang harus dibayar :
 

Biaya pemakaian= beban + (kwh blok I x Rp275) + ( kwh Blok II x Rp445) + (kwh Blok III x Rp495)
= Rp20.000 + (20 x Rp 275) + (40 x Rp 445) + (40 x Rp 495)
= Rp20.000 + Rp5.500 + Rp17.800 + Rp19.800
=Rp63.100

Seperti pada perhitungan untuk pelanggan 450 VA, kita juga harus membayar pajak penerangan jalan utama (PJU) sebesar 3% dari biaya terukur tersebut. Makara total yang harus dibayar yaitu :
Biaya total = biaya pemakaian + pajak PJU
= Rp 63.100 + 3%xRp63.100
= Rp 64.993,-

 

Contoh 3: Perhitungan biaya listrik pelanggan 1300 VA PRA BAYAR

Kita masih menggunakan pola jumlah listrik terpakai sebanyak 100 kWh bagi pelanggan 1.300 VA dengan tipe meteran PRA BAYAR maka jumlah biaya yang harus dibayar :
  Biaya pemakaian= kwh terpakai x Rp 1.352
= 100 x Rp 1.352 = Rp 135.200,-

Selanjutnya dengan menyertakan pajak penerangan jalan utama (PJU) sebesar 3% maka biaya yang harus dibayar yaitu :
Biaya total = biaya pemakaian + pajak PJU
= Rp 135.200 + 3%xRp135.200
= Rp139.256,-

  Perhitungan biaya listrik sanggup kita lakukan dengan cepat menggunakan microsoft excel menyerupai yang terlihat di bawah ini. Cukup dengan memasukkan nilai asumsi pemakaian listrik (dalam kWh) dan menawarkan daya dan meteran listrik yang terpasang di rumah kita.

File microsoft excel tersebut sanggup di sanggup pribadi download cara menghitung biaya listrik.
Untuk mempermudah, saya juga menambahkan sheet cara menghitung pemakaian listrik rumah tangga.
 

Tips Menghitung Biaya Listrik

Merujuk pada peraturan menteri ESDM untuk tarif dasar listrik, saya melihat pelanggan dengan daya maksimum 1.300 VA ke atas lebih baik menggunakan meteran pra bayar sebab untuk pelanggan pasca bayar (reguler) akan dikenakan tarif minimum pemakaian (rekening minimum). Sebagai contoh, kalau anda yaitu pelanggan 1.300 VA reguler maka pemakaian minimum yaitu sebesar Rp 70.304,- . Bila kurang dari nilai tersebut maka nilai tersebut yang akan dipakai sebagai biaya bulanan lisrik anda. Nilai tersebut setara dengan menyalakan empat buah lampu 18 watt selama satu bulan penuh tanpa henti. Untuk daya yang lebih tinggi tentu akan lebih besar lagi.

Cara Menghitung Pemakaian Listrik Di Ms Excel

Desember 14, 2014
cara menghitung kwh listrik terpakai - Tarif listrik gres saja naik pada bulan november. Rencananya nanti bulan januari tarif listrik juga akan naik lagi. Bahkan, bagi beberapa golongan rencananya akan dibiarkan mengambang menyerupai halnya bensin Pertamax. Tarif listrik menjadi hal yang fundamental. Kenaikan tarif listrik akan kuat pula pada biaya listrik yang harus kita keluarkan. Bagi pelanggan listrik pra bayar anda akan lebih gampang memperkirakan seberapa besar konsumsi listrik perbulannya. Karena disaat pulsa listrik akan habis akan diberitahukan dengan nada / suara beep. Sayangnya, tidak ada subsidi listrik bagi pelanggan. Subsidi hanya diberikan pada pelanggan listrik 450watt dan 900 watt saja yang merupakan pelanggan pasca bayar. Bagi pelanggan PLN pasca bayar, terkadang masih dijumpai biaya listrik bulanan yang tiba-tiba naik drastis bila dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Bisa jadi pemakaian anda yang bertambah banyak atau juga petugas juga yang salah mencatat angka meteran. Oleh alasannya itu daripada menduga-duga siapa yang salah maka sebaiknya anda juga menghitung terlebih dahulu kira-kira berapa pemakaian listrik anda dalam sebulan. Untuk menghitung biaya listrik bersama-sama mudah, kita harus tahu terlebih dahulu berapa listrik yang kita pakai. Jika motor dan kendaraan beroda empat anda menggunakan premium (yang harganya juga naik) dalam satuan liter, maka pemakaian listrik anda akan dihitung dalam satuan KWH (Kilo Watt Hours, atau kilo watt jam). Daya listrik terpakai itu yang akan dibayar sesuai dengan tarif listrik yang berlaku sesuai dengan golongan dan jenis pemakaian apakah rumah tangga, bisnis, atau sosial sesuai dengan klasifikasinya.

Rumus Perhitungan Pemakaian Listrik

Secara umum rumus pemakaian listrik alat elektronik selama sebulan sanggup dihitung dengan cara :

Contoh sederhana perhitungan pemakaian listrik.

Misalkan anda menggunakan lampu dengan daya 25 watt. Setiap hari lampu tersebut anda nyalakan selama 8 jam sehari (rata-rata) dan anda rutin melaksanakan hal tersebut selama 1 bulan (30 hari). Maka daya listrik yang digunakan untuk lampu tersebut selama sebulan yakni :
 

25 watt/1000 x 8 x 30 = 6 KWH.
 
Rumus penting untuk menghitung daya listrik yang harus ingat yakni :
 
P = V x I
 
Dimana :
P yakni daya dalam satuan VA atau watt (W).
V yakni voltase dalam satuan Volt (V), kalau dirumah kita biasanya listrik PLN mempunyai tegangan 220V
I yakni arus listrik dalam satuan Ampere (A).

Contoh Perhitungan Pemakaian Listrik di Rumah

Untuk pemakaian listrik untuk barang elektronik dan mesin di rumah biasanya terdiri atas 3 bab besar: kelompok pertama yakni alat elektronik dengan konsumsi listrik terus menerus menyerupai kulkas, pompa udara akuarium, jam listrik, water dispenser, dan lain sebagainya. Kelompok kedua yakni alat-alat elektronik dengan pemakaian rutin/reguler menyerupai lampu, rice cooker/magic jar, dispenser, dsb. Selain itu ada pula yang masuk ke dalam kelompok ketiga, yakni alat-alat yang pemakaian tidak tentu atau tidak teratur menyerupai mesin bor listrik (sesuai kebutuhan), atau pun pemancar radio cb (tergantung mood)
 

Selanjutnya kita coba hitung menyerupai pola sederhana perhitungan listrik dengan menggunakan simulasi di Microsoft Excel. Untuk mempermudah, kita bagi alat-alat listrik sesuai dengan ruangan yang ada di dalam rumah kita, misalkan : Dispenser dan televisi di ruang keluarga, rice cooker dan blender di dapur, lampu berguru di ruang anak, dan seterusnya.

Penggunaan daya (Watt) pun kita bagi dua. Yang pertama ketika pelengkapan listrik tersebut menyala (aktif) dan ketika tidak digunakan/dimatikan. Perhitungan juga termasuk untuk sebagian perlengkapan yang masih tetap menkonsumsi listrik meskipun tidak digunakan (dalam keadaan idle), menyerupai dispenser dan kulkas. Konsumsi gres nol jikalau memang tidak ada arus listrik yang mengalir, steker / colokan dicabut atau saklar dibentuk dalam posisi off.
 

Dari hasil simulasi yang saya buat melalui pendekatan alat-alat listrik yang ada dirumah selama 1 bulan (asumsi: 1 bulan = 30 hari), ternyata jumlahnya KWH yang dihasilkan sehabis dikali dengan harga per KWH ternyata tidak jauh berbeda. Listrik dirumah menggunakan daya 1.300 watt, dengan pengenaan tarif dasar listrik sebesar Rp 1.350,- per KWH. Angka tersebut mendekati dengan biaya bulanan yang saya gunakan, sekitar hampir Rp 200ribu. Memang tidak sama persis, alasannya tidak setiap hari saya juga secara rutin melaksanakan yang sama persis dengan yang ada di dalam simulasi. Saya hanya menghitung rata-rata pemakaian harian saya kemudian dikali 30 (=1 bulan).
Berikut ini pola tampilan hasil simulasi perhitungan pemakaian listrik dengan menggunakan microsoft excel.

Silahkan download dan gunakan file template menghitung pemakaian listrik yang sudah saya buat dengan menggunakan Microsoft Excel. Anda sanggup bereksperimen dengan item komponen/alat listrik, daya yang diperlukan ketika menyala (on) atau idle, maupun jumlah rata-rata jam pemakaian komponen listrik tersebut.
 

Download file Simulasi Menghitung Pemakaian Listrik (Microsoft Excel)


 

Tips Menghitung Pemakaian Listrik di Microsoft Excel

Total KWH pemakaian listrik tergantung pada besaran daya dan usang pemakaian peralatan listrik. Jumlah penggunaan KWH yang sama belum tentu akan sama dalam biaya yang harus dikeluarkan. Hal ini tergantung pada tarif dasar listrik yang berlaku bagi setiap jenis dan golongan pelanggan listrik yang ditetapkan PLN. Dengan mengetahui konsumsi listrik terbesar, anda sanggup melaksanakan penghematan menurut skala prioritas.
Untuk perhitungan biaya yang lebih mendekati hukum Tarif dasar Listrik silahkan lihat pada cara menghitung biaya listrik PLN.

Cara Menghitung Bep/Titik Impas Perjuangan Bisnis

Oktober 29, 2014
Menghitung Break Event Point (BEP) atau Titik Impas di Ms Excel - Setiap pengusaha atau pemilik modal sebelum menanamkan uang atau modal pada sebuah perjuangan niscaya akan menghitung untung rugi perjuangan yang akan digeluti terlebih dahulu. Lebih jauh lagi, hitungan ihwal berapa usang waktu yang dibutuhkan untuk balik modal alias titik impas mutlak perlu dilakukan. Secara sederhana, Break Even Point (BEP) atau Titik impas yaitu sebuah istilah ekonomi yang memperlihatkan kapan total Keuntungan sebuah perjuangan setara atau sama dengan modal yang telah dikeluarkan.

Kenapa BEP/titik impas menjadi penting? Karena titik ini sanggup memperlihatkan mulai kapan perjuangan anda memperlihatkan keuntungan yang sesungguhnya. Sebagai contoh, contohnya anda membuka gerai frenchise makanan/minuman dengan modal awal Rp 25 juta. Keuntungan higienis yang didapat (keuntungan sehabis dikurangi semua biaya produksi) selama 3 tahun yaitu 30 juta. Berarti BEP perjuangan tersebut kurang dari 3 tahun dan layak dipertimbangkan untuk dilakukan. Bagaimana kalau BEP perjuangan tersebut 10 tahun?
Untuk memperjelas bagaimana BEP sanggup dihitung silahkan anda perhatikan gambar dibawah ini.

Untuk setiap perjuangan bisnis yang akan dibentuk biasanya mempunyai Fix Cost (garis orange), sanggup berupa modal awal untuk sewa lahan, pembelian alat produksi, dan biaya-biaya lainnya. Pokoknya segala biaya yang diharapkan untuk menciptakan perjuangan berjalan atau sanggup dimulai. Semua biaya tersebut dikelompokkan dalam biaya tetap (Fix Cost).

Selanjutnya untuk setiap unit barang yang akan diproduksi membutuhkan variabel cost yang sanggup berubah-ubah. Biaya materi baku, ongkos kerja, dan biaya-biaya lain selama produksi dimasukkan dalam kelompok variable cost dan dihitung per satuan item barang yang diproduksi. Jumlah kedua biaya tersebut (Fix cost dan variable cost) disebut total biaya (garis biru).

Kemudian barang yang diproduksi tersebut dijual dan semua hasil penjualan barang dimasukkan dalam Total Pendapatan (Total Revenue, garis hijau). Keadaan dimana total hasil penjualan (Total Revenue) sama dengan total biaya (Total Cost) inilah yang disebut Break Even Point (BEP). Pada dikala garis Total Revenue di atas garis Total Cost maka keuntungan mulai diperoleh. Semakin besar selisih Total Revenue dan Total Cost ini semakin besar keuntungan higienis atau keuntungan investasi yang akan didapat (ditunjukkan oleh area arsiran Hijau).

Untuk menghitung asumsi waktu yang dibutuhkan untuk BEP, kita mulai saja bagaimana cara menghitung BEP baik menurut jumlah unit dan menurut nilai.

Dengan asumsi Pendapatan Total (TR) yaitu sama dengan Biaya total (TC) maka perhitungan BEP menurut unit sanggup diturunkan melalui turunan rumus berikut :

Dimana :

  • TR yaitu Pendapatan total (Total Revenue)
  • P yaitu Harga Per Unit (jual)
  • X yaitu Jumlah Unit
  • TC yaitu Biaya total (Total Cost)
  • TFC yaitu Biaya tetap total (Total Fix Cost)
  • V yaitu Biaya variabel per unit (produksi)

 

Untuk lebih jelasnya kita gunakan saja teladan masalah bagaimana memakai rumus BEP diatas. Misalkan kita ingin menghitung BEP perjuangan frenchise ayam goreng Huahahahey. Modal awal yang diharapkan sampai perjuangan siap berjalan yaitu Rp 21 juta. Ongkos produksi untuk setiap 1 item(potong) ayam goreng yaitu Rp 5.000,- (termasuk untuk minyak goreng, tepung, bumbu, ongkos kerja, dan lain sebagainya) Sedangkan harga harga jual Rp 8.000,- per potong ayam. Maka perhitungan BEP perjuangan tersebut dilakukan sebagai berikut:
 
 

BEPunit : X = TFC / ( P – V)
 = Rp 21.000.000 / ( Rp 8.000 – Rp 5.000) = 7.000 unit(potong)
 

Lantas berapa usang waktu yang dibutuhkan untuk BEP? Yah tergantung frekuensi penjualannya. Kalau anda berpikir bahwa secara rata-rata terjual 20 potong ayam per hari maka waktu yang dibutuhkan yaitu 7.000/20 = 350 hari. Kalau sanggup laris 35 potong perhari maka 7.000/35 = 200 hari, dan seterusnya.

Jadi berapa omzet yang harus diperoleh untuk BEP? Jawabannya yaitu jumlah unit barang dikali harga jual :

BEPRupiah = 7.000 x Rp 8.000 = Rp 56.000.000 .

Bila anda ingin menghitung jumlah omzet dikala BEP TANPA menghitung jumlah unit dahulu, maka gunakan saja rumus berikut :

Dimana :

  • FC yaitu Biaya Tetap
  • P yaitu Harga jual per unit
  • VC yaitu Biaya Variabel per unit
Kaprikornus kalau kita gunakan data pada teladan di atas maka :

 

BEPNilai = 21.000.000 / ( 1 – [5000 / 8000] )
= 21.000.000 / (1 – 0,625) = Rp 56.000.000
 

Yang paling penting dalam perhitungan BEP yaitu bagaimana mengelompokkan biaya yang termasuk fix cost dan variabel cost. Untuk sanggup memahami biaya mana yang termasuk fix cost atau variabel cost maka hal terpenting yang perlu dilakukan anda yaitu berlatih dengan teladan masalah perhitungan BEP yang lebih kompleks. Kita akan coba kembangkan teladan masalah sebelumnya.
Kita kelompokkan dulu biaya yang masuk dalam masing-masing kelompok:

FIX COST

  • Peralatan Masak
  • Gerobak/Etalase
  • Meja Kursi
  • Peralatan makan/minum
  • Spanduk

VARIABLE COST

  • Daging ayam Per Potong
  • Bumbu (per potong ayam)
  • Plastik/kertas pembungkus
  • Minyak Goreng (harian)
  • Karyawan (1 orang) per bulan
  • Sewa kawasan per bulan
  • Listrik+Air per bulan

Lihat komponen variabel cost di atas. Terlihat perbedaan waktu pada variabel-variabel tersebut. Ada yang per potong, harian dan bulanan. Untuk mempermudah mendapat nilai variabel cost per potong ayam kita buat dahulu ke dalam satuan bulan sehabis itu gres di konversi ke dalam satuan potong ayam. Misalkan sasaran penjualan per hari yaitu 20 potong ayam, maka sasaran 1 bulan yaitu 600 potong ayam. Demikian juga untuk minyak goreng, kita konversi dulu dalam bulanan. Setelah itu kita akan mendapat nilai variable cost setiap potong ayam dengan cara menjumlahkan semua komponen biaya variable cost kemudian di bagi dengan total potong ayam dalam per bulan.
Selanjutnya Dengan harga jual Rp 8.000 pe potong ayam kita akan sanggup menghitung BEP unit dan nilai omzet menyerupai terlihat pada gambar hasil perhitungan BEP memakai microsoft excel berikut.

Untuk mengurangi kebingungan, silahkan download file teladan perhitungan BEP (studi masalah ayam goreng) di atas .

 

Tips Hitung BEP/Titik Impas Usaha Bisnis

  • Perhitungan Break Even Point (BEP) di atas hanya memakai angka yang konstan. Artinya, faktor inflasi atau kenaikan harga belum dihitung. Kaprikornus kalau hasil perhitungan anda ternyata termasuk dalam jangka waktu yang usang maka pertimbangkanlah faktor inflasi, depresiasi, dan faktor-faktor lainnya yang mungkin sanggup kuat kuat pada perjuangan bisnis anda. Untuk hal tersebut anda sanggup saja memakai simulasi per tahun
  • Pada dikala perhitungan BEP pergunakanlah angka yang “moderat”, tidak terlalu optimis maupun pesimis. Frenchise terkadang memperlihatkan angka yang optimis, dan ini sanggup menjerumuskan anda dalam memperkirakan BEP

Cara Memilih Tanggal Angsuran Bulanan Di Ms Excel

Maret 04, 2014
Membuat Tanggal angsuran mengikuti jumlah maksimal hari dalam satu bulan - Salah satu kebiasaan atau cara pembayaran cicilan/angsuran yaitu dengan menetapkan tanggal jatuh tempo yang sama setiap bulan. Dari artikel terakhir perihal bagaimana cara memilih tanggal angsuran /cicilan setiap bulan aku jadi merasa ibarat memiliki pe-er. Di bab final artikel tersebut hanya menyarankan kepada para pembaca untuk memilih sendiri dengan fungsi kecerdikan IF() apakah sebuah tanggal ada atau tidak pada bulan berikutnya. Sebagai contoh, jikalau tanggal jatuh tempo angsuran anda yaitu tanggal 28 bulan februari, tentu bulan maret, april, mei dst akan jatuh tempo juga tanggal 28 setiap bulannya. Akan tetapi lain halnya jikalau cicilan pertama anda pada tanggal 31 januari, maka tanggal jatuh tempo berikutnya harus bermetamorfosis tanggal 28 februari, 31 maret, 30 april, 31 mei, dst mengikuti tanggal terakhir yang ada pada bulan tersebut. Logika untuk menciptakan tanggal angsuran sama setiap bulannya atau maksimal berada pada tanggal di final bulan sanggup dijelaskan sebagai berikut : Di microsoft excel, kita sanggup memakai fungsi DAY() untuk mendapat hari dalam sebuah tanggal. Sedangkan untuk mendapat tanggal maksimal dalam sebuah bulan kita sanggup gunakan fungsi EOMONTH(), atau kalau untuk mendapat jumlah hari maksimal dalam sebuah bulan saja maka kita gabungkan saja fungsi DAY() dengan EOMONTH(). Untuk lebih jelasnya kita eksklusif saja dengan contoh. Misalkan kita punya sebuah tanggal 16 februari 2014 yang kalau ditulis dalam excel yaitu “2/16/2014”. Untuk mendapat tanggal / hari dari penanggalan tersebut kita gunakan rumus excel =DAY(“2/16/2014”) dimana alhasil yaitu nilai 16. Sedangkan untuk mengetahui jumlah hari pada bulan tersebut kita gunakan rumus =DAY(EOMONTH(“2/16/2014”)) dimana alhasil yaitu 28 (jumlah hari terbanyak di bulan februari tahun 2014). Kembali ke awal, ke perhitungan rumus untuk memilih tanggal yang sama setiap bulannya. Kalau begitu untuk rumus tersebut kita sanggup modifikasi sebagai berikut : Pada gambar tersebut terlihat bahwa tanggal akan mengikuti maksimal hari dalam satu bulan. Rumus yang dibentuk juga cukup panjang tetapi sanggup diterangkan sebagai berikut : Fungsi IF() memperlihatkan kita memakai fungsi kecerdikan IF() dengan kondisi yang dibandingkan yaitu DAY($B$2) yang artinya tanggal angsuran, sedangkan DAY(EOMONTH(DATE(YEAR($B$2),MONTH($B$2)+A2,1),0)) akan memperlihatkan jumlah maksimal hari yang ada pada bulan berikutnya, berikutnya, dst. Selanjutnya jikalau kondisi tersebut YA (dimana tanggal lebih besar dari jumlah maksimal hari) maka gunakan tanggal dengan jumlah maksimal hari pada bulan tersebut yang ditulis dengan EOMONTH(DATE(YEAR($B$2),MONTH($B$2)+A2,1),0),DATE(YEAR($B$2) Sedangkan jikalau kondisi tersebut tidak (menunjukkan tanggal masih sama atau lebih kecil dari jumlah hari pada bulan tersebut) maka gunakan tanggal tersebut di bulan yang berkenaan yang ditulis dengan MONTH($B$2)+A2,DAY($B$2))) .
 

Tips Menentukan Tanggal Angsuran di Microsoft Excel

Fungsi DATE() akan menciptakan tanggal sesuai dengan tahun, bulan, dan tanggal(hari) yang diberikan. Sebagai contoh, =DATE( 2014, 2, 16) akan memperlihatkan nilai tanggal 16 Februari 2014. Ada banyak jalan menuju roma. Anda juga sanggup menciptakan rumus yang berbeda untuk mendapat tanggal cicilan yang sama di microsoft excel.

Cara Menciptakan Harga Istimewa Ibarat Pizza ***

November 28, 2013
Masih bahasan seputar perihal diskon. Saya jadi ingat ketika saya bersama teman-teman makan di restoran Pizza *** yang populer itu. Saat melihat sajian semua harga makanan yang disediakan semuanya serba aneh tapi spesial. Harga pizza yang tertera pada sajian ada yang Rp 37.273, Rp 72.727, Rp 110.909 dan masih banyak lagi. Tapi anehnya ketika dibayar ke kasir, semua harga justru menjadi lengkap kelipatan Rp 1.000 sesudah ditambahkan pajak pertambahan nilai (PPN) 10%. Harga-harga tersebut lalu menjadi Rp 41.000, Rp 80.000, dan Rp 122.000. Kok sanggup yah ? :D Ternyata secara matematis harga Istimewa menyerupai yang tercantum di sajian Pizza *** memang sanggup dibentuk dan dengan microsoft excel perhitungan harga pun sanggup cepat dilakukan. Untuk menghitung harga tersebut sanggup dijelaskan menyerupai ini. Misalkan harga sebuah pizza pada daftar sajian ialah M, maka Harga pizza yang dibayar (P) :

P = Harga + pajak = M + 10%M = M + 0,1M = 1,1M

Atau sanggup dibilang harga yang harus dicantumkan ialah :

M = P / 1,1

Makara jikalau kita ingin pelanggan membayar sejumlah P = 95000, maka harga yang dicantumkan dalam daftar sajian ialah M = 95000 / 1,1 = 86364

Untuk perhitungan di excel sanggup menyerupai berikut :

  1. Misal isi sel A2 ialah 95000 , maka untuk menghitung harga yang akan ditampilkan pada sajian kita hitung dengan =A2/1.1 dan balasannya akan disimpan pada sel B2 . Nilai yang didapat ialah 86364 .
  2. Untuk memastikan, kita coba tambahkan saja nilai tersebut di tambah 10% dari nilai tersebut, tentu balasannya ialah 95000 (lihat Sel C5 ).

 

Tips Cara Menghitung Harga Spesial Seperti Pizza ***

Dengan memakai angka Istimewa tersebut pelanggan akan merasa murah, alasannya males menghitung nilai total sesudah ditambah PPN. Sehingga pelanggan juga tidak ragu untuk memesan pizza dengan ukuran terbesar sekalipun. Jika anda punya bisnis / berdagang serupa, tidak ada salahnya anda juga mencoba memakai metode harga menyerupai itu semoga dagangan cepat laku dan laba semakin besar.

Cara Gampang Menghitung Angka Pada Tabel Di Ms Word

November 26, 2013
Kemampuan untuk menghitung dan menjumlahkan angka pada tabel dengan memakai formula/rumus semakin menambah lengkap akomodasi pembuatan tabel ada di microsoft word. Dengan memakai perintah atau fungsi SUM() kita bisa secara otomatis melaksanakan proses perhitungan atau penjumlahan angka-angka yang ada di tabel, baik berupa penjumlahan mendatar (horizontal), meninggi(vertikal) atau pun penjumlahan khusus pada sel-sel tertentu. Untuk lebih jelasnya, cara menghitung angka pada tabel microsoft word sanggup disimak pada langkah-langkah yang dipakai pada pola di bawah ini:
  1. Terlebih dahulu buat dan isikan angka pada tabel di microsoft word
  2. Selanjutnya taruh kursor teks pada bab (sel) yang akan diisi dengan nilai penjumlahan, misalkan pada sel di kolom paling kanan
  3. Kemudian klik tab ribbon Insert kemudian klik tombol Quick Parts , kemudian dari daftar pilihan yang ada klik tombol Field
  4. Selanjutnya pada obrolan Field pilih Formula lalu klik tombol Formula
  5. Isikan rumus yang akan anda gunakan, misal ketik =SUM(LEFT) untuk menjumlahkan nilai / angka dari semua sel yang berada di bab kiri. Atur juga format hasil penjumlahan jikalau perlu, kemudian klik tombol OK
  6. Setelah sebuah field formula final dibuat, lanjutkan dengan sel berikutnya atau lakukan saja dengan copy / paste formula tersebut untuk menghitung / menjumlahkan baris kedua, ketiga dst.
    Pada hasil copy paste angka yang tampil masih belum di update, jadi lakukan dulu update dulu satu persatu secara manual dengan cara klik kanan pada rumus tersebut kemudian pilih Update Field.
  7. Setelah selesai, lanjutkan lagi dengan menciptakan rumus untuk menghitug angka secara vertikal. Caranya sama menyerupai langkah-langkah diatas akan tetapi rumus =SUM(LEFT) diganti menjadi =SUM(ABOVE) , maksudnya akan menjumlahkan nilai/angka secara vertikal yang ada pada sel di bab atasnya.

 

Tips Praktis Menghitung Angka pada Tabel di Word

Untuk mengedit rumus / formula yang anda buat, gunakan saja tombol ALT+F9 .

 

posting :
How To Calculate Numbers in Microsoft Word Table